berhari - hari memikirkan orang dan tak ada kabar itu memang sangat menyesakan ya..
terlebih bisa melihatnya di dunia maya tapi tak kunjung datang satu pesan pun darinya..
34 bulan saya jalani semua bersamanya.. dari mulai pertengkaran. senyuman dan semua kisah lain yang terbungkus rapih dalam sebuah bingkisan hubungan yang begitu indah..
entah ada apa denannya beberapa hari ini, rasanya makin menjauh, rasanya sudah seperti orang asing, dan terlebih rasanya sangat kesepian dan sesak dada ketika tak ada lagi kabar darinya..
mungkin aku terlalu mudah dilupakan,,
mungkin aku terlalu menjenuhkan
dan mungkin memang sekarang aku tak pantas lagi untuknya :)
memang benar menguasai ilmu ikhlas itu susah,, keegoisan masih dengan kuat bersemayam dalam diri.. padahal bukannya cinta itu bahagia melihat orang yang dicintainya bahagia??
aku harusnya bisa seperti itu,,
mungkin banyak pertimbangan yang membuatku merasa takut dan sedih sendiri untuk masa depan...
tapi sepertinya satu - satunya jalan tetap menghadapinya walaupun kini sendiri :)
kadang hidup bukan persoalan bagaimana dibahagiakan, tapi membahagiakan,,,
aku ikhlas ya Tuhan jika memang aku yang harus mengalah dan berkorban ataas segala kebahagiaan dirinya,.,,
buatlah bebanku terasa ringan,, buatlah hatiku menjadi kuat dan penuh rasa ikhlas..
maafkan aku :"(
Ketika mulut sulit berkata dengan pasti.. Biarkanlah jemari menulis isi hatinya sendiri..
Jumat, 27 April 2012
Sharing
hi blog udah lama ga curhat lagi pengen ngeluarin unek -unek bukan rasa kesle sih tapi rasa sedih kecewa sepi dan perasaannya lainnya yang mewakili kata galau :D
Kamis, 12 April 2012
Hidup, waktu, manusia.........
kehidupan selalu menuntut kita menjalankannya..
dan waktu tak pernah memberi kesempatan untuk kembali meskipun ke detik sebelumnya..
manusia bercengkrama, bersama, terpisah, menyatu, menjauh, mengayomi. memusuhi, menganggap, mengacuhkan...
polemik klise antar sesama manusia yang tak ada habisnya...
banyak yang berpikir keras menjawab tantangan hidup, banyak yang terlena sehingga nekat demi kelangsungan hidup,, banyak yang lemah memilih menyelesaikan hidup..
entah bagaimana insan yang diberi nama manusia ini.. selalu bergelut dengan berbagai macam polemik klise dalam hidup..
uang? ruang? kawan ? lawan?
kita selalu berkutat dalam masalah kelangsungan hidup dan kekuatan untuk bertahan hidup..
semua saling membutuhkan tapi kadang sebagian lupa untuk turut pula membantu yang membutuhkan dan hanya berpikir kebutuhannya sendiri..
lalu kawan dan lawan? berbeda kata bermakna ganda...
ada ketulusan, ada pengkhianatan, ada kejujuran ada juga kepicikan..
kawan pincang adalah kawan yang ternyata lawan dalam artian sebenarnya,,
mereka menutup tipuan dibalik ucapan "apa kabar" untuk membuat topik yang akan dikoarkan dibelakangnya.. mereka mengucapkan "terima kasih" dan makin memperlihatkan kedengkiannya...
andakah??????????????????????????????????????????????????????
ya silahkan di kaji ulang kembali,,,,
lawan? terkadang mereka lah yang akhirnya menjadi seorang teman.. permusuhan menciptakan suatu keterbukaan dengan adanya proses memaafkan,,
tanpa kepicikan seorang lawan bisa menjadi kawan
dengan kepicikan seorang kawan bisa menjadi lawan..
tanpa peduli dalam dimensi kehidupan yang mana mereka berada, masa lalu, masa kini bahkan di masa yang akan datang
polemik hidup,, waktu,, dan manusia
dan waktu tak pernah memberi kesempatan untuk kembali meskipun ke detik sebelumnya..
manusia bercengkrama, bersama, terpisah, menyatu, menjauh, mengayomi. memusuhi, menganggap, mengacuhkan...
polemik klise antar sesama manusia yang tak ada habisnya...
banyak yang berpikir keras menjawab tantangan hidup, banyak yang terlena sehingga nekat demi kelangsungan hidup,, banyak yang lemah memilih menyelesaikan hidup..
entah bagaimana insan yang diberi nama manusia ini.. selalu bergelut dengan berbagai macam polemik klise dalam hidup..
uang? ruang? kawan ? lawan?
kita selalu berkutat dalam masalah kelangsungan hidup dan kekuatan untuk bertahan hidup..
semua saling membutuhkan tapi kadang sebagian lupa untuk turut pula membantu yang membutuhkan dan hanya berpikir kebutuhannya sendiri..
lalu kawan dan lawan? berbeda kata bermakna ganda...
ada ketulusan, ada pengkhianatan, ada kejujuran ada juga kepicikan..
kawan pincang adalah kawan yang ternyata lawan dalam artian sebenarnya,,
mereka menutup tipuan dibalik ucapan "apa kabar" untuk membuat topik yang akan dikoarkan dibelakangnya.. mereka mengucapkan "terima kasih" dan makin memperlihatkan kedengkiannya...
andakah??????????????????????????????????????????????????????
ya silahkan di kaji ulang kembali,,,,
lawan? terkadang mereka lah yang akhirnya menjadi seorang teman.. permusuhan menciptakan suatu keterbukaan dengan adanya proses memaafkan,,
tanpa kepicikan seorang lawan bisa menjadi kawan
dengan kepicikan seorang kawan bisa menjadi lawan..
tanpa peduli dalam dimensi kehidupan yang mana mereka berada, masa lalu, masa kini bahkan di masa yang akan datang
polemik hidup,, waktu,, dan manusia
Langganan:
Postingan (Atom)